Lembaga Pendidikan Jurnalistik

This blog will present my news stories (in Bahasa and English) , my journalistic teaching materials, my opinions , as well as my personal stories.

Wednesday, September 24, 2008

Nilai Ekspor TPT Naik 6,16 Persen


Pacitan (ANTARA News) - Nilai ekspor tekstil dan produk tekstil (TPT)Indonesia Pada periode Januari-Juli 2008 mencapai 6,065 juta dolar ASatau naik 6,16 persen dibanding pada periode sama 2007 sebesar 5,713juta dolar AS.

Direktur Ekspor Produk Industri dan Pertambangan DepartemenPerdagangan, Hartojo Agus Tjahjono, di Pacitan, Jumat, mengatakanbahwa ekspor TPT telah memberikan sumbangan sebesar 22,38 persenterhadap total nilai ekspor non migas dan 14,45 persen terhadap nilai ekspor sektor industri.


Selama lima tahun terakhir (2003-2007) nilai ekspor tekstil dan produktekstil (TPT) rata-rata sebesar 12,45 persen per tahun terhadap sektornon migas dan sebesar 14, 81 persen per tahun terhadap sektorindustri.

Agus menegaskan bahwa kunci keberhasilan menerobos pasar global yangsemakin kompetitif, antara lain melalui peningkatan efisiensiproduksi, produktivitas, dan penguatan daya saing produk TPT.

Pada kesempatan itu, Departemen Perdagangan (Depdag) diwakili HartojoAgus Tjahjono menyerahkan bantuan peralatan mesin jahit dan bordirsebanyak 75 unit senilai Rp250 juta kepada kelompok usaha kecil danmenengah (UKM) di Desa Gayuhan, Arjosari. Kabupaten Pacitan.

"Bantuan ini bertujuan untuk mendukung UKM agar dapat menghasilkanproduk tekstil berkualitas," kata Hartojo Agus Tjahjono saatpenyerahan bantuan tersebut.

Bantuan yang diberikan meliputi mesin bordir (speed 2000 rpm), mesinjahit (speed 5000 rpm), mesin jahit klasik (standar), jahit typical(5000 rpm) dan alat potong yang diserahkan langsung oleh Hartojo Aguskepada Bupati Pacitan, H Sujono.

"Pemanfaatan mesin secara efektif dan optimal akan dapat meningkatkankualitas produk UKM, meningkatkan kapasitas dan jumlah produksi sertameningkatkan ekonomi masyarakat sekitar," kata dia.

"Mesin jahit dan bordir ini diharapkan dapat membantu para pelaku UKMtekstil dan kerajinan bordir memproduksi barang berkualitas ekspordengan desain dan mutu yang memenuhi standar pasar internasional,"kata Hartojo Agus.

Dikatakan bahwa disamping memberikan bantuan berupa peralatan, Depdagterus berusaha meningkatkan daya saing perajin, baik melaluipelatihan-pelatihan, promosi dan pameran serta memfasilitasi pertemuanantara pelaku UKM dengan calon pembeli dari mancanegara.

Hartojo Agus menjelaskan bahwa hingga saat ini pihaknya memang belumpernah melakukan evaluasi terinci atas efektivitas bantuan yang selamaini diberikan kepada UKM-UKM se-Indonesia.

"Namun pengamatan sekilas selama ini menunjukkan bantuan-bantuantersebut sangat bermanfaat meningkatkan produktifitas para UKMtersebut," kata dia.
Sementara itu, Mahmudin , dari UKM Rajut Makmur sub UKM Gayuh Tailormenyatakan kegembiraannya karena kelompoknya memperoleh satu mesinbordir dan dua mesin jahit standar.

Dia mengharapkan bantuan tersebut akan makin meningkatkanproduktifitas kelompoknya yang beranggotakan tujuh orang dan rata-rataperbulan memperoleh pendapatan bersih Rp2 juta.(*)
COPYRIGHT (c) 2008
http://www.antara.co.id/arc/2008/9/19/nilai-ekspor-tpt-naik-6-16-persen/

Labels: , ,

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home